Terus Menguat dan Bertumbuh Positif di 2024, Inilah Optimisme BNI Soal Kinerja Bisnis Transaksi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung PT Bank Negara Indonesia. (Dok. Bni.co.id)

Gedung PT Bank Negara Indonesia. (Dok. Bni.co.id)

SULAWESIRAYA.COM –  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meyakini pada 2024, kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia akan terus menguat dan bertumbuh positif.

Direktur Digital Integrated Transaction Banking BNI Corina Leyla Karnalies menungkapkan hal tersebut didukung oleh sistem teknologi pembayaran yang semakin aman, lancar, dan andal.

“Dengan pencapaian transaksi digital di 2023 yang baik, kami meyakini bahwa pertumbuhan akan terus berlanjut pada 2024.”

“Dengan semakin berkembangnya sistem teknologi yang mampu memberikan keamanan serta kenyamanan bagi nasabah,” ujar Corina dalam siaran pers BNI yang diterima pada Senin 1 Januari 2024.

Lebih lanjut, Corina menjelaskan terdapat tiga faktor utama yang mendorong pertumbuhan transaksi digital di dalam negeri pada 2024.

Baca artikel lainnya di sini : Penghimpunan Dana Melalui Pasar Modal Capai Rp247,06 Triliun di Tahun 2023

Pertama yaitu bonus demografi. Jumlah penduduk di Indonesia saat ini didominasi oleh usia produktif, jumlahnya mencapai 69% dari total penduduk.

Penduduk usia produktif, yang meliputi generasi muda atau generasi milenial, memiliki karakteristik digital minded, digital savvy atau berteman baik dengan teknologi.

Generasi ini bisa menjadi sumber talenta digital dan konsumen yang banyak menggunakan perangkat teknologi.

Lihat juga konten video, di sini: Sebanyak 331 Pasien RSUD Sumedang Dievakuasi Sementara, Dampak Gempabumi M 4.8 Sumedang, Jabar

Hal ini menurut Corina yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan digital.

“Bonus demografi ini adalah modal utama. Transaksi ekonomi digital akan tumbuh sangat besar,” ujarnya.

Faktor kedua yang menjadi pendorong bertumbuhnya transaksi digital yaitu infrastruktur teknologi yang semakin matang.

Hal ini terlihat dari jumlah pengguna smartphone yang mencapai 190 juta pengguna di Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi inilah yang kemudian mengubah perilaku dan pola transaksi nasabah menjadi serbadigital.

Terakhir, Corina meyakini bahwa pesatnya transaksi digital di Indonesia juga tidak terlepas dari kolaborasi yang apik antara pemerintah, regulator, dan perbankan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menurutnya, kolaborasi tersebut berhasil menciptakan ekosistem ekonomi digital yang kondusif di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, infrastruktur teknologi juga terdistribusi merata ke setiap wilayah-wilayah di Indonesia.

“Kolaborasi pemerintah, regulator, dan kami sebagai perbankan itu sangat-sangat bagus, ini mendukung ke dunia digitalisasi,” pungkasnya, dilansir Info Publik.***

Berita Terkait

Optimalisasi Press Release Berbayar untuk Reputasi Perusahaan di Era Digital
PEP DMF Dorong Ketahanan Pangan Lewat Sekolah Lapang Tudang Sipulung Inovatif
Oplosan Beras Premium Terbongkar, DPR Dukung Mentan Beri Efek Jera
Pupuk Palsu: Benih Malapetaka di Lahan Petani Kecil
Investasi Cerdas Fokus ke Sektor Tahan Krisis Saat Ini
Gubernur Kepri Gandeng Jawa Tengah, Lampung, dan Maluku Utara Kerek Ekspor
CSA Index Juni 2025 Dorong Narasi Kuat tentang Arah IHSG dan Stabilitas Ekonomi
Pemberdayaan Masyarakat Adat PEP Donggi Matindok Field dan Program Pertanian Berkelanjutan JOB Tomori Diapresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 06:14 WIB

Optimalisasi Press Release Berbayar untuk Reputasi Perusahaan di Era Digital

Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:19 WIB

PEP DMF Dorong Ketahanan Pangan Lewat Sekolah Lapang Tudang Sipulung Inovatif

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:57 WIB

Oplosan Beras Premium Terbongkar, DPR Dukung Mentan Beri Efek Jera

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:59 WIB

Pupuk Palsu: Benih Malapetaka di Lahan Petani Kecil

Senin, 7 Juli 2025 - 19:30 WIB

Investasi Cerdas Fokus ke Sektor Tahan Krisis Saat Ini

Berita Terbaru