Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto Sebut Usulan Prabowo untuk Rusia – Ukraina Menekankan Solusi Damai

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 5 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lemhannasm Andi Widjajanto. (Dok. Lemhannas.go.id)

Gubernur Lemhannasm Andi Widjajanto. (Dok. Lemhannas.go.id)

INDONESIARAYA.CO.ID –  Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto menanggapi usulan yang dipaparkan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di IISS Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura.

Soal konflik Rusia dan Ukraina, Prabowo Subianto menekankan solusi damai dari kekerasan senjata yang terjadi saat ini.

Andi Widjajanto mengatakan di sesi itu Prabowo menekankan bentuk kolaborasi global, bentuk kepemimpinan bersama, yang lebih mengedepankan dialog, kerja sama, dan multilateralism.

“Pak Prabowo menawarkan proposal damai untuk Ukraina yang betul-betul menekankan agar kita segera mencari solusi untuk menghentikan kekerasan bersenjata”

“Dan melibatkan PBB dalam mencari solusi-solusi damai segera antara Rusia dan Ukraina,” kata Andi Widjajanto di sela IISS Shangri-La Dialogue.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Mantan Wakil Menlu Dino Patti Djalal Tanggapi Saran Prabowo Subianto untuk Resolusi Konflik Rusia – Ukraina

Ia menjelaskan bahwa Prabowo juga secara umum menyerukan agar Shangri-La Dialogue ke 20 tahun 2023 ini mengeluarkan deklarasi yang konkret.

Baik untuk meredam ketegangan yang terjadi di Indo Pasifik, juga untuk mencari solusi damai bagi perang yang terjadi di Ukraina.

Sebelumnya, Prabowo Subianto memaparkan beberapa usulan untuk resolusi konflik Rusia dan Ukraina.

Pertama, gencatan senjata. Dalam hal ini penghentian permusuhan di tempat pada posisi saat ini dari kedua pihak yang tengah berkonflik.

Kedua, saling mundur masing-masing 15 kilometer ke baris baru (belakang) dari posisi depan masing-masing negara saat ini.

Ketiga, membentuk pasukan pemantau. Ia menyarankan PBB diterjunkan di sepanjang zona demiliterisasi baru kedua negara itu.

Keempat, pasukan pemantau dan ahli dari PBB itu harus terdiri dari kontingen dari negara-negara yang disepakati oleh baik Ukraina dan Rusia.

Kelima, PBB harus mengorganisir dan melaksanakan referendum di wilayah sengketa untuk memastikan secara objektif keinginan mayoritas penduduk dari berbagai wilayah sengketa.***

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Kemanusiaan untuk Palestina
Sorong Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis untuk Keamanan Pangan Sekolah
Teror Piton Raksasa: Petani Hilang Ditemukan Tewas Dalam Perut Ular
Pesawat Jet Papua Diduga Hasil Korupsi, KPK Tutup Status
Penggeledahan Kementerian Ketenagakerjaan dan Awal Terbongkarnya Dugaan Suap dan Gatifikasi TKA

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 24 April 2026 - 12:58 WIB

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:56 WIB

Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Kemanusiaan untuk Palestina

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:28 WIB

Sorong Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis untuk Keamanan Pangan Sekolah

Berita Terbaru