INDONESIARAYA.CO.ID – Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membeberkan dirinya pernah ditolong oleh kehadiran Hashim Djojohadikusumo yang tak lain adik Prabowo.
Dedi Mulyadi menyebut saat itu sejumlah patung di Purwakarta dirobohkan oleh massa tertentu pada tahun 2011 lalu.
“Saya waktu itu tidak kenal, tapi tiba-tiba datang memberikan bantuan untuk membangun kembali yang baru.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Super Lengkap, Daftar 14 Nama Cagub Cawagub yang Diputuskan Partai Gerindra Maju pada Pilkada 2024
Hari Kedua Lebaran, Prabowo Subianto Sarapan Bareng Presiden Jokowi di Istana Negara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Artinya itu orang ikhlas. Yang lain mah gak ada yang berani datang,” kata Dedi Mulyadi.
Hingga kini sejumlah patung wayang yang ada di Purwakarta masih berdiri dan menjadi salah satu daya tarik wisata.
Baca artikel menarik lainnya di sini: Litbang Kompas: Prabowo Subianto Unggul Head to Head Lawan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan
Baca Juga:
Presiden Amerika Serikat Joe Biden Ucapkan Selamat ke Prabowo Ungguli Pilpres 2024 via Surat Resmi
Bahkan patung wayang itu menjadi ikon kebanggan masyarakat sebagai kabupaten dengan pembangunan berbasis budaya.
“Jadi kalau Dedi Mulyadi geser sekarang itu wajar karena saya mau berbakti pada orang yang membuat kebaikan,” ujarnya.
Terkait kepindahannya ke Partai Gerindra, Dedi Mulyadi beralasan pindah untuk mendukung Prabowo Subianto, karena masalah hati.
“Hati, rasa dan cinta,” Dedi, dalam rilis resmi yang diterima wartawan, Senin, 22 Mei 2023.
Baca Juga:
Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2024 Luar Negeri Jadi Viral di Media Sosial, Begini Tanggapan KPU
Prabowo Subianto Kenang Ibunda di Kampung Halaman Langowan, Sulut, Nyanyikan Lagu ‘Sio Mama’
Usai Debat Terakhir, Prabowo Subianto Pulang Kampung Disambut Puluhan Ribu Masyarakat Sulut
Dedi menilai, sosok Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan merupakan seseorang yang dinilainya ikhlas rela berkorban demi negara.
“Orang yang ikhlas, berkorban demi negara. Nulung kanu butuh, nalang kana susah, tapi tara make pencitraan, kabeh kaluar tinu rasa,” ucapnya.
Meski banyak dipojokan dengan berbagai isu Prabowo kata Dedi tak pernah membuat serangan balik dengan menjelekkan atau memfitnah orang lain.
“Malah fakta juga ditutupi untuk menjaga teman. Pemimpin itu yang begitu,” ucap Dedi Mulyadi.***
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
















