SEG Solar Mulai Bangun Pabrik Ingot dan Wafer Berkapasitas 3 GW di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

HOUSTON, 16 Desember 2025 /PRNewswire/ — SEG Solar ("SEG"), produsen panel fotovoltaik terkemuka asal Amerika Serikat (AS), mengumumkan rencana pembangunan pabrik ingot dan wafer berkapasitas 3 GW di Kabupaten Batang, Indonesia, sebagai fase pertama dari rencana ekspansi produksi ingot dan wafer dengan total kapasitas 5 GW. Investasi baru ini merupakan langkah penting dalam strategi SEG untuk membangun sistem rantai pasok non-FEOC yang terintegrasi penuh guna mendukung pasar tenaga surya di AS, serta mendorong perkembangan SEG Indonesia PV Industrial Park.

Overall Project Planning Aerial View of SEG Solar Indonesia PV Industrial Park
Overall Project Planning Aerial View of SEG Solar Indonesia PV Industrial Park

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari proyek ini, nilai investasi pabrik baru SEG di Indonesia mencapai sekitar USD 80 juta yang sepenuhnya didanai oleh SEG. Luas area pabrik tercatat sekitar 50.000 meter persegi. Proyek ini ditargetkan mulai berproduksi pada Triwulan III-2026. Lebih lagi, proyek ini semakin memperkuat kapasitas produksi SEG di sektor hulu, serta meningkatkan daya tahan SEG dalam perencanaan kapasitas global.

Saat ini, SEG mengelola satu pabrik panel surya di AS dan satu pabrik sel surya di Indonesia. Kedua fasilitas produksi tersebut membentuk platform produksi yang terintegrasi secara vertikal. Dengan penambahan pabrik ingot dan wafer berkapasitas 3 GW, SEG akan membangun sistem rantai produksi secara menyeluruh—mulai dari ingot dan wafer, sel surya, hingga panel surya.

Jun Zhuge, Founder & Chief Executive Officer, PT SEG Solar Manufaktur, berkata, "Pengembangan kapasitas produksi ingot dan wafer di sektor hulu sangat penting untuk melengkapi sistem manufaktur terintegrasi SEG. Dengan kemampuan produksi yang saling melengkapi di AS dan Indonesia, SEG siap menghadirkan rantai pasok non-FEOC yang sepenuhnya dapat ditelusuri, serta memenuhi persyaratan yang berlaku saat ini maupun regulasi mendatang di industri tenaga surya AS."

Pembangunan pabrik ingot dan wafer SEG ini menjadi tonggak penting yang menegaskan komitmen SEG dalam menyediakan produk bermutu tinggi dan andal. Di sisi lain, fasilitas tersebut meningkatkan transparansi dan ketelusuran produk di seluruh rantai pasok, memenuhi persyaratan asal dan kepatuhan regulasi, serta memasok sumber solusi fotovoltaik yang stabil dan tepercaya bagi pasar AS.

Tentang SEG Solar

Berdiri pada 2021, SEG adalah produsen PV terkemuka yang terintegrasi secara vertikal. SEG berkantor pusat di Houston, Texas, Amerika Serikat. SEG menyediakan panel surya yang reliabel dan hemat biaya pada segmen utilitas, komersial, dan residensial. Pada akhir 2024, SEG telah menjual lebih dari 6 GW panel surya di seluruh dunia. Kapasitas produksi SEG kini mencapai lebih dari 6 GW.

 

Berita Terkait

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025
ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan
Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri
BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih
Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi
XCMG Perluas Penerapan Solusi Logistik Cerdas, Wujudkan Bandara Global yang Lebih Efisien dan Rendah Emisi
Aitech Dapatkan Kontrak Senilai $63 Juta Untuk Solusi Komputasi Avionik Guna Mendukung Program Helikopter Tempur Ringan India
Cathay United Bank Jadi “Joint Lead Arranger” dalam Fasilitas Pembiayaan SMBC Aviation Capital Senilai US$3,7 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:46 WIB

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:11 WIB

BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:53 WIB

Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi

Berita Terbaru