Seorang Warga Hilang Diseret Buaya di Sungai Saat Mencari Sayur, Basarnas Ungkap Kronologinya

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Warga Pesisir Selatan Hilang di Sungai Saat Mencari Sayur Diduga Diseret Buaya. (Dok TVRI News)

Seorang Warga Pesisir Selatan Hilang di Sungai Saat Mencari Sayur Diduga Diseret Buaya. (Dok TVRI News)

SULAWESIRAYA.COM – Seorang warga dilaporkan hilang saat mencari sayur kangkung di kawasan Sungai pada Selasa, 26 Maret 2024.

Lokasinya di kawasan PT Incasi Raya Ray 7 Muaro Sakai Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa, 26 Maret 2024.

Korban atas nama Sudirman (55). Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, korban diduga hilang diseret buaya di kawasan tersebut.

Kakansar Basarnas Padang, Abdul Malik mengatakan hal tersebut di Padang, Sumatera Barat.

“Hingga saat ini belum ditemukan. Saat ini tim SAR masih melakukan pencarian,” katanya.

Abdul Malik menjelaskan, kejadian berawal ketika korban pergi dari rumah untuk mencari sayur kangkung pada Minggu, 24 Maret 2024 pukul 10.30 WIB.

Baca artikel lainnya di sini : Soal Narasi Jokowi Usulkan Mensesneg Pratikno Masuk Kabinet Prabowo – Gibran, Istana Beri Penjelasan

“Menurut saksi, biasanya korban pulang usai mencari sayur kangkung, namun sampai sore hari korban belum kembali,” ungkapnya.

Karena tidak ada kabar, keluarga korban dan warga setempat melakukan pencarian.

Baca artikel lainnya di sini : Temui Gus Miftah di Sleman, Yogyakarta, Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pondok Pesantren Ora Aji

Namun hanya ditemukan barang-barang korban berupa motor dan parang di pinggir sungai.

“Hingga pukul 17.00 WIB pencarian masih nihil dikarenakan kondisi sudah gelap, maka pencarian dilanjutkan besok pagi dimulai pukul 07.00 WIB,” tuturnya.

Abdul Malik mengatakan, dalam pencarian dikerahkan unit siaga Pesisir Selatan sebanyak 4 orang, BPBD 3 orang.

Juga Koramil Pancung Soal 2 orang, Polsek Pancung Soal 1 orang, perangkat kecamatan 4 orang dan masyarakat setempat 60 orang.

Sementara alat yang dikerahkan berupa Rescue Carrier Vehichle 1 unit, LCR ditambah Mopel, kapal SAR air, kapal komunikasi, kapal medis dan kapal pendukung lainnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Sumatera, Sumateraekspres.com 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Helloidn.com  dan Jabarraya.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com:

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Kemanusiaan untuk Palestina
Sorong Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis untuk Keamanan Pangan Sekolah
Teror Piton Raksasa: Petani Hilang Ditemukan Tewas Dalam Perut Ular
Pesawat Jet Papua Diduga Hasil Korupsi, KPK Tutup Status
Penggeledahan Kementerian Ketenagakerjaan dan Awal Terbongkarnya Dugaan Suap dan Gatifikasi TKA
Kajati Angkat Bicara Soal Peluang TGB Jadi Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi NTB Convention Center
Kasus Penyaluran Dana CSR BI, Saksi Fauzi Amro dan Charles Meikyansyah Tak Hadir di KPK

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:58 WIB

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:56 WIB

Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Kemanusiaan untuk Palestina

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:28 WIB

Sorong Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis untuk Keamanan Pangan Sekolah

Senin, 7 Juli 2025 - 15:41 WIB

Teror Piton Raksasa: Petani Hilang Ditemukan Tewas Dalam Perut Ular

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:39 WIB

Pesawat Jet Papua Diduga Hasil Korupsi, KPK Tutup Status

Berita Terbaru