Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Dukung inisiatif pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan Singapura –

TOKYO dan SINGAPURA, 2 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Yokogawa Electric Corporation (TOKYO: 6841) mengumumkan langkah anak usahanya Yokogawa Engineering Asia Pte. Ltd. yang bergabung dengan Konsorsium Sustainable Tropical Data Centre Testbed Phase 2.0 22(STDCT 2.0), inisiatif yang dipimpin College of Design and Engineering (CDE) di National University of Singapore (NUS). Melalui inisiatif ini, Yokogawa akan memanfaatkan pengalaman panjang di bidang otomasi industri dan statusnya sebagai pemimpin industri yang mengembangkan operasi otonom untuk meningkatkan efisiensi operasional, keandalan aset, serta optimalisasi energi di lingkungan Data Center generasi baru.

(kiri ke kanan) Mr. Joshua Kyaw Zwa and Mr. Kin Wah Chay of Yokogawa Engineering Asia, and Prof. Lee Poh Seng dan Mr. Ian Loo of NUS pada agreement signing ceremony.
(kiri ke kanan) Mr. Joshua Kyaw Zwa and Mr. Kin Wah Chay of Yokogawa Engineering Asia, and Prof. Lee Poh Seng dan Mr. Ian Loo of NUS pada agreement signing ceremony.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesatnya adopsi AI generatif dan layanan cloud computing mendorong permintaan Data Center di berbagai negara. Namun, industri ini juga menghadapi tantangan besar terkait konsumsi energi, ketahanan operasional, dan keterbatasan tenaga kerja. Tantangan energi dan operasional tersebut semakin kompleks di wilayah tropis seperti Singapura. Kondisi cuaca panas dan lembap meningkatkan kebutuhan terhadap sistem pendinginan sekaligus efisiensi energi sehingga inovasi Data Center berkelanjutan menjadi semakin penting.

Singapura telah menetapkan industri Data Center sebagai salah satu sektor strategis dalam pertumbuhan ekonomi. Negara tersebut juga mengembangkan rencana menjadikan Jurong Island sentra Data Center generasi baru. Inisiatif yang dipimpin JTC Corporation, lembaga pemerintah yang menangani infrastruktur industri, tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 700 megawatt.

STDCT 2.0 merupakan inisiatif uji coba yang mempertemukan mitra dari kalangan akademisi, industri, dan pemerintah untuk mengembangkan serta menguji teknologi manajemen energi dan pendinginan canggih. Inisiatif ini juga bertujuan membangun model operasional berkelanjutan yang sesuai untuk Data Center AI di iklim tropis. Selain menerapkan dan memvalidasi teknologi, Yokogawa akan bekerja sama dengan konsorsium untuk menyusun agenda riset bersama guna menjawab tantangan baru yang belum tertangani secara optimal oleh solusi komersial yang tersedia bagi operator Data Center.

Melalui partisipasinya dalam STDCT 2.0, Yokogawa juga memperkuat kemampuan teknologi berbasis AI dan keahlian penelitian dan pengembangan (R&D) untuk menghasilkan solusi komprehensif. Solusi tersebut akan mendukung langkah Singapura menuju ekonomi digital berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi dan stabilitas operasional Data Center AI di berbagai negara.

Profesor Lee Poh Seng, Direktur STDCT dan Head, Department of Mechanical Engineering, College of Design and Engineering, NUS, mengatakan, "AI pada dasarnya mengubah desain dan pengoperasian Data Center. Seiring meningkatnya densitas rak dan semakin kompleksnya infrastruktur, peningkatan kinerja komponen secara individual tidak lagi cukup. Kita harus mengoptimalkan Data Center sebagai sebuah sistem terintegrasi yang mencakup komputasi, daya, pendinginan, sistem kontrol, dan operasional. STDCT 2.0 menyediakan platform untuk mengintegrasikan berbagai aspek tersebut dan memvalidasi solusi dalam kondisi iklim tropis yang penuh tantangan. Keahlian Yokogawa yang mendalam dalam solusi pengukuran, otomasi industri, dan operasi otonom menjadi kemampuan penting dalam upaya tersebut. Melalui kemitraan ini, kami ingin mengembangkan dan membuktikan pendekatan baru agar Data Center AI tidak hanya lebih efisien dalam penggunaan energi dan sumber daya, namun juga lebih cerdas, tangguh, dan mudah dikembangkan untuk diterapkan di Singapura serta pasar tropis lainnya."

Kin Wah Chay, President and CEO, Yokogawa Engineering Asia, mengatakan, "Inisiatif ini mencerminkan visi Yokogawa untuk mewujudkan otonomi industri, serta memperluas keahlian kami ke sektor infrastruktur digital yang berkembang pesat. Kami gembira bergabung dengan Konsorsium STDCT 2.0 dan bekerja sama dengan berbagai mitra terkemuka guna mempercepat pengembangan serta melakukan inovasi bersama bagi Data Center AI generasi baru. Dengan memanfaatkan pengalaman selama puluhan tahun di bidang otomasi industri dan manajemen energi, kami turut mendorong operasional Data Center yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan di wilayah tropis."

Informasi selengkapnya
Solusi Data Center Yokogawa: https://www.yokogawa.com/industries/data-centers/

Tentang Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT)
Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) merupakan inisiatif riset kolaboratif yang dipimpin National University of Singapore (NUS) dan dijalankan oleh College of Design and Engineering bersama sejumlah mitra industri terkemuka.
STDCT 2.0 mengembangkan desain Data Center yang hemat energi dan dapat beroperasi secara andal di iklim tropis. Program ini menyediakan lingkungan pengujian nyata untuk mengevaluasi, memvalidasi, dan menerapkan inovasi berkelanjutan yang dapat mengurangi konsumsi energi dan air, serta mendukung operasional Data Center dengan kepadatan komputasi tinggi untuk beban kerja AI.
Informasi lebih lanjut: https://cde.nus.edu.sg/stdct/

Tentang Yokogawa
Yokogawa menyediakan solusi mutakhir di bidang pengukuran, pengendalian, dan informasi bagi perusahaan di berbagai industri, termasuk energi, bahan kimia, material, farmasi, dan makanan. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara efektif, Yokogawa membantu pelanggan mengoptimalkan produksi, aset, dan rantai pasok, serta transisi menuju operasi otonom (Autonomous Operation).

Didirikan di Tokyo pada 1915, Yokogawa terus berupaya mendukung terwujudnya masyarakat berkelanjutan melalui lebih dari 18.000 karyawan yang tersebar dalam jaringan global 136 perusahaan di 63 negara.

Informasi selengkapnya: www.yokogawa.com

Nama perusahaan, organisasi, produk, layanan, dan logo yang tercantum dalam materi informasi ini merupakan merek dagang terdaftar atau merek dagang milik Yokogawa Electric Corporation atau pemegang haknya masing-masing.

 

Berita Terkait

Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group
Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja
“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex
Colgate® Luncurkan Optic White™ Vitamin C Bersama j-hope BTS
DBS Hadirkan Pemimpin Global di Ajang Asia Future Forward Conference Edisi Perdana, Bahas Peran AI yang tengah Merombak Dunia
Midea Pamerkan Inovasi Teknologi Pendinginan untuk Pusat Data AI Berdensitas Tinggi di Data Center World Asia 2026
Sungrow Dukung Sistem BESS Skala Besar di Kamboja dengan Fitur “Black Start”
Klook dan Visa Jalin Kemitraan di Enam Negara Asia Tenggara untuk Mendukung Tren Wisata Berbasis Aktivitas dan Pengalaman

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:00 WIB

“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:30 WIB

DBS Hadirkan Pemimpin Global di Ajang Asia Future Forward Conference Edisi Perdana, Bahas Peran AI yang tengah Merombak Dunia

Berita Terbaru