INDONESIARAYA.CO.ID – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan silaturahmi dari pendakwah Habib Jindan di Kantor Kemhan RI, Jumat, 14 April 2023.
Habib Jindan datang didampingi putra-nya disambut hangat oleh Prabowo. Keduanya bercengkrama di ruang tamu Prabowo.
“Apa kabar?” Tanya Habib Jindan pada Prabowo.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Ke Bandara Menuju Qatar, Momen Prabowo Subianto Diantar Langsung Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi
Makan Bergizi Gratis Sentuh Distrik Homeyo Papua Tengah, Gunakan Bahan dari Kebun Warga

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, Alhamdulillah,” sambut Prabowo seraya bersalaman dengan Habib Jindan.
“Ini?” tanya Prabowo kepada anak kecil yang datang bersama Habib Jindan.
“Ini putra,” Jawab Habib Jindan.
Baca Juga:
Pelajar Indonesia di Inggris Sambut Kedatangan Prabowo di London, Jadi Pengalaman Tak Terlupakan
Zulhas Kumpulkan Kementerian dan Badan di Bawah Kemenko Bidang Pangan, Bahas Swasembada 2028
“Usia sudah berapa sekarang?” Tanya Prabowo.
“Usianya sudah 15.” Jawab Habib Jindan
“15? Oh, tinggi.” Kata Prabowo
Tidak hanya silaturahmi dalam pertemuan ini keduanya berdiskusi dan bertukar pikiran serta pengalaman masing-masing.
Baca Juga:
Anak Buah Basah Pimpinan Juga Harus Basah, Prabowo Hujan-hujanan Susuri Pasukan Upacara
Minta Para Menteri Kurangi Perjalanan Luar Negeri, Presiden Prabowo Subianto: Jangan Mengada-ada
Habib Jindan pun sempat mengungkapkan kekaguman terhadap Prabowo yang dinilai memiliki hati besar.
“Betul-betul pertahanan yang sejati. Alhamdulillah, mudah-mudahan Allah SWT jaga kita dari semua keburukan. Ya Allah sukses selalu. Alhamdulillah silaturahmi bulan ramadhan, bulan silaturahmi, berkunjung, berziarah kemudian juga saling bertukar pengalaman dan juga bertukar ilmu alhamdulillah InshaAllah berkah selalu, MashaAllah orang baik dan berhati besar,” kata Habib Jindan usai bertemu dengan Prabowo.
Habib Jindan merupakan Da’i Ulama dan Pimpinan Yayasan Al Fachriyah Tangerang, Banten. Ia juga merupakan cucu dari Habib Salim bin Ahmad bin Jindan, seorang pejuang dakwah di Betawi pada tahun 1906-1969 yang berjuluk “Singa Podium”.














