Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Makassar, Menko Pangan Zulhas Temukan Harga Minyakita di Atss HET

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Pa'baeng-baeng, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025). (Instagram.com/zul.hasan)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Pa'baeng-baeng, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025). (Instagram.com/zul.hasan)

SULAWESIRAYA.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso, meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Pa’baeng-baeng, Kota Makassar.

Keduanya turut didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Fadjry Djufry dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Jumat (17/1/2025).

Usai peninjauan, Zulkifli Hasan menemukan jika harga Minyakita di Makassar rupanya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.000/liter, sementara di Makassar dijual dengan harga Rp17.000/liter.

Zulkifli mengatakan, harga sembilan bahan pokok di Makassar relatif rendah dibandingkan dengan harga di sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Kendati demikian, Zulkifli menemukan jika harga Minyakita di Makassar rupanya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.000/liter, sementara di Makassar dijual dengan harga Rp17.000/liter.

“Saya bersama Menteri Perdagangan, Pak Gubernur, Pak Wali Kota, tadi teman-teman sudah nge-cek bareng-bareng.”

“Ternyata harga di sini lebih rendah daripada kota-kota lain bahkan di Jawa,” ungkap Zulkifli Hasan.

Dari peninjauan yang dilakukan, Zulkifli Hasan juga menemukan harga ayam potong yang masih stabil, demikian juga dengan harga beras.

Sementara yang masih naik sedikit yakni cabai rawit, sedangkan bawang putih dan bawang merah masih normal.

“Tadi Ayam Rp35.000/kg, ayam potong, telur Rp28.000. Kalau beras stabil, tidak turun tidak naik. Ada yang Rp11.500/kg, ada yang Rp12.500/kg.”

“Yang turun cabai merah keriting Rp35.000 masih agak tinggi sedikit tapi sudah sesuai HET.”

“Cabai rawit Rp50.000-Rp60.000/kg, terus bawang merah turun Rp30.000, bawang putih Rp38.000 – Rp40.000/kg,” urainya.

Namun, secara umum bahan pokok lainnya tidak ada kenaikan yang signifikan dan yang paling penting tidak ada bahan pokok yang terkena pajak 12 persen.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisnews.com dan Haibisnis.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hallokampus.com dan Hallopresiden.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Bantenekspres.com dan Yogyaraya.com

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Termasuk Kabupaten Parigi Moutong, Kemedagri Umumkan 9 Daerah yang akan Laksanakan PSU Bulan April
Termasuk Kapolda Sulsel, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru
Sungai Penggorok dan Sungai Lasumba Meluap, Banjir dan Lonsor Melanda 2 Kabupaten di Sulsel
Akibat Tertimbun Tanah Longsor di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sebanyak 14 Orang Meninggal Dunia
Curah Hujan dengan Intensitas Tinggi Akibatkan Banjir dan Longsor di Kota Palopo, 88 Rumah Terendam
Hujan Lebat dan Air Laut Landa Pasang Kabupaten Luwu, Sulsel Sebanyak 314 Rumah Terendam Banjir
Total Jadi 5 Orang, 1 Korban Meninggal Dunia Ditemukan Lagi oleh Tim Gabungan Pasca Longsor Luwu
VIDEO – Longsor Melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sebanyak 4 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 13 April 2025 - 08:35 WIB

Termasuk Kabupaten Parigi Moutong, Kemedagri Umumkan 9 Daerah yang akan Laksanakan PSU Bulan April

Jumat, 14 Maret 2025 - 13:15 WIB

Termasuk Kapolda Sulsel, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru

Jumat, 17 Januari 2025 - 20:20 WIB

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Makassar, Menko Pangan Zulhas Temukan Harga Minyakita di Atss HET

Selasa, 4 Juni 2024 - 16:57 WIB

Sungai Penggorok dan Sungai Lasumba Meluap, Banjir dan Lonsor Melanda 2 Kabupaten di Sulsel

Minggu, 14 April 2024 - 09:11 WIB

Akibat Tertimbun Tanah Longsor di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sebanyak 14 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru